logo Kompas.id
EkonomiHarga Kedelai Naik Lagi, Perajin Tahu dan Tempe Kembali Menjerit

Harga Kedelai Naik Lagi, Perajin Tahu dan Tempe Kembali Menjerit

Perajin tahu dan tempe berharap pemerintah menstabilkan harga kedelai supaya mereka tidak merugi.

Oleh FRANSISKUS WISNU WARDHANA DANY
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Perajin membungkus kedelai yang sudah dicampur dengan ragi dalam proses pembuatan tempe di sentra industri kecil skala rumah tangga pembuatan tempe di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2021). Memasuki April ini, perajin kembali mengeluhkan tingginya harga kedelai impor yang mencapai Rp 10.200 per kilogram di tingkat agen.

JAKARTA, KOMPAS — Perajin tahu dan tempe kembali menjerit karena harga kedelai naik lagi. Mereka berharap pemerintah bisa menstabilkan harga kedelai supaya mereka tidak merugi.

Khoirun Saleh, perajin tahu dan tempe di Paguyuban Tahu Tempe Johar Baru, Jakarta Pusat, menjerit karena harga jual kedelai di agen kembali naik menjadi Rp 10.200 per kilogram. Menurut dia, usahanya semakin terpukul karena kenaikan harga kedelai tak diikuti dengan kenaikan harga tahu dan tempe di pasar.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Madina Nusrat
Memuat data..