logo Kompas.id
Artikel OpiniGuru Besar yang Nyata

Guru Besar yang Nyata

Keinginan menjadi guru besar bukan hanya karena daya tarik ekonomi, melainkan juga prestise yang melekat dalam jabatan itu. Menjadi guru besar adalah gabungan antara sensasi, harga diri, dan pengakuan prestasi akademik.

Oleh
BAGONG SUYANTO
· 1 menit baca
-
DIDIE SW

-

Dalam dua-tiga bulan terakhir, sejumlah artikel yang muncul di Kompas membahas situasi problematik dan kendala yang dihadapi para dosen yang hendak menjadi guru besar.

Tidak hanya membahas kesulitan yang dihadapi para dosen yang mengajukan kenaikan pangkat guru besar—terutama kewajiban menulis di jurnal internasional bereputasi, sejumlah artikel yang diekspos harian Kompas juga membahas praktik culas yang acap kali dilakukan calon guru besar untuk menyiasati keadaan.

Editor:
SRI HARTATI SAMHADI, YOHANES KRISNAWAN
Bagikan