logo Kompas.id
UtamaUluran Pendidikan dari Para...

Uluran Pendidikan dari Para Bankir Pemberdaya

Setahun lebih rusak akibat gempa, SD Aisyiyah 2 Mataram kini telah berdiri lagi. Bantuan mengalir untuk sekolah yang menampung anak-anak dari keluarga prasejahtera ini. Salah satunya dari para bankir pemberdaya.

Oleh
MUKHAMAD KURNIAWAN
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/HB_o1l1a1cpRaLjtyA4RO-NWdQk=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F11%2FIMG_20191107_114713_1573958460.jpg
KOMPAS/MUKHAMAD KURNIAWAN

Siswa SD Aisyiyah 2 Mataram di Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (7/11/2019), bersekolah lagi setelah gedung sekolahnya terbangun. Gempa yang mengguncang Pulau Lombok pada Juli-Agustus 2018 merusak bangunan sekolah tersebut.

Kiprah Nurhayati di Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, identik dengan sejumlah orang dan lembaga yang disebut James Tooley dalam The Beautiful Tree sebagai pihak yang menggerakkan pendidikan di daerah kumuh, kawasan miskin, dan pedalaman terpencil. Lewat Sekolah Dasar Aisyiyah 2 Mataram, dia dan lembaganya berupaya menyediakan pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Tooley dalam buku yang diterjemahkan menjadi Sekolah untuk Kaum Miskin (Alvabet: 2013) antara lain menceritakan kiprah Reshma dan Anwar di kawasan miskin di Hyderabad, India; BSE di Makoko, Nigeria; Theophilus di Bortianor, Ghana; Xing di pegunungan terpencil di Gansu, China; dan Jane di kawasan kumuh di Nairobi, Kenya. Mereka berupaya mengenali keinginan orangtua untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak-anaknya dan memutuskan bahwa cara terbaik untuk maju adalah dengan mendirikan sekolah.

Editor:
Bagikan