logo Kompas.id
MetropolitanDampak Perluasan Ganjil-Genap Belum Dikaji Sepenuhnya

Dampak Perluasan Ganjil-Genap Belum Dikaji Sepenuhnya

Aturan kenaikan tarif parkir itu akan disertakan dalam instruksi gubernur tentang kebijakan ganjil-genap yang baru.

Oleh Ayu Pratiwi/Nikolaus Harbowo
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Suasana di Jalan Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta, pada jam pulang kerja, Senin (10/6/2019). Jalanan di Jakarta mulai ramai pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran.

JAKARTA, KOMPAS — Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum memproyeksikan berapa banyak warga akan beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum akibat perluasan area ganjil-genap di 16 ruas jalan baru mulai pada 9 September 2019. Selain itu, kebutuhan fasilitas angkutan umum di jalan yang bakal terkena aturan ganjil-genap itu juga masih dievaluasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Priyanto di Jakarta, Selasa (13/8/2019). Masa sosialisasi yang berlangsung hingga 8 September 2019 bertujuan untuk evaluasi apabila jalan-jalan itu perlu penambahan armada angkatan umum.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hamzirwan Hamid
Bagikan
Memuat data..