logo Kompas.id
Politik & HukumUsut Tuntas Jaringan Teroris Bom Makassar

Usut Tuntas Jaringan Teroris Bom Makassar

Kecaman mengalir dari berbagai pihak terkait peledakan bom di gerbang Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Pengusutan tuntas jadi keharusan, selain antisipasi teror ke depan.

Oleh Reny Sri Ayu/M Final Daeng/Iqbal Basyari/Rini Kustiasih/Nina Susilo/Edna Caroline
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/ INDRA ABRIYANTO

Polisi berjaga di sekitar lokasi ledakan bom di depan gerbang Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS - Aparat penegak hukum wajib segera mengusut tuntas jaringan dua teroris yang meledakkan bom di depan gerbang  Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Di sisi lain, aksi terorisme ini  sinyal keras bagi semua pihak termasuk pemerintah, untuk konsisten mencegah dan menindak ekstremisme-kekerasan.

Ledakan bom bunuh diri pada  Minggu (28/3) pagi itu, selain menewaskan dua pelaku juga melukai 20 orang. Mayoritas korban terluka akibat serpihan di  wajah, leher, perut, tangan, kaki. Korban dirawat di sejumlah rumah sakit di Makassar.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Adi Prinantyo
Memuat data..