logo Kompas.id
SurveiAman Bersilaturahmi pada...

Aman Bersilaturahmi pada Kondisi Pandemi

Euforia mudik pada Lebaran tahun ini masih perlu disertai sikap waspada terhadap kemungkinan penularan Covid-19. Utamanya ketika bersilaturahmi dengan sanak keluarga dan saat menjamu tamu.

Oleh
Yohanes Advent Krisdamarjati
· 1 menit baca
Penumpang memasuki pintu keberangkatan di Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (26/4/2022). Bandara Soekarno-Hatta terus dipadati para penumpang menjelang Lebaran. Jumlah penumpang sejak akhir pekan lalu rata-rata mencapai 100.000 orang per hari. Penerapan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker masih menjadi syarat perjalanan mudik di kala pandemi Covid-19.
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Penumpang memasuki pintu keberangkatan di Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (26/4/2022). Bandara Soekarno-Hatta terus dipadati para penumpang menjelang Lebaran. Jumlah penumpang sejak akhir pekan lalu rata-rata mencapai 100.000 orang per hari. Penerapan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker masih menjadi syarat perjalanan mudik di kala pandemi Covid-19.

Kondisi penularan Covid-19 yang makin terkendali membukakan jalan bagi masyarakat Indonesia untuk bisa mudik Lebaran tahun ini. Setelah dua tahun pemerintah mengimbau masyarakat untuk membatasi mobilitas, kini kesempatan untuk melepas rindu pulang ke kampung halaman terbuka lebar meski pandemi belum usai.

Mudik Lebaran 2022 terasa berbeda dibandingkan dengan musim pulang kampung ketika wabah belum melanda. Saat ini perjalanan mudik dan interaksi silaturahmi di kampung halaman harus tetap disertai dengan penerapan protokol kesehatan (prokes). Hal itu dilakukan demi menjaga kesehatan keluarga.

Editor:
HARIS FIRDAUS
Bagikan