logo Kompas.id
NusantaraSumsel Mulai Sosialisasikan...

Sumsel Mulai Sosialisasikan Rekayasa Lalu Lintas Ganjil-Genap

Rekayasa lalu lintas dengan skema ganjil-genap mulai disosialisasikan di Sumsel pada Kamis (1/7/2021) hingga 30 hari ke depan. Tidak hanya di Palembang, rekayasa ini juga akan diterapkan di beberapa daerah di Sumsel.

Oleh
RHAMA PURNA JATI
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/X6lGt10L8NPFWrULXqgrgiBamGw=/1024x655/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F05%2F2019%2F05%2F30%2F852%2F20190522RAM--Damai+di+Palembang+IV+%282%29JPG%2F20190522RAM--Damai+di+Palembang+IV+%282%29SILO.jpg
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Suasana Jembatan Ampera di Palembang, Sumatera Selatan, dua hari setelah pengumuman hasil Pilpres 2019, Rabu (22/5/2019), aman. Sejumlah pusat kegiatan ekonomi berjalan lancar termasuk aktivitas di bawah Jembatan Ampera.

PALEMBANG, KOMPAS — Rekayasa lalu lintas dengan skema ganjil-genap mulai disosialisasikan di Sumsel, Kamis (1/7/2021), hingga 30 hari ke depan. Rekasaya tidak hanya diberlakukan di Palembang, tetapi juga di beberapa daerah lain di Sumsel. Hal itu dilakukan untuk membatasi mobilitas penduduk di tengah melonjaknya kasus positif Covid-19.

”Aturan mengenai ganjil-genap akan saya tanda tangani hari ini,” ucap Gubenur Sumatera Selatan Herman Deru seusai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Bhayangkara di Markas Polda Sumsel, Kamis (1/7/2021). Aturan ini tidak hanya diterapkan di Palembang, tetapi juga di seluruh kawasan Sumsel yang membutuhkan.

Editor:
aufrida wismi
Bagikan