logo Kompas.id
NusantaraBelasan Ribu Hektar Lahan Pertanian di NTT Terancam Gagal Panen

Belasan Ribu Hektar Lahan Pertanian di NTT Terancam Gagal Panen

Siklon tropis Seroja yang menerjang Nusa Tenggara Timur pekan lalu mengakibatkan belasan ribu hektar lahan pertanian dan puluhan ribu rumah rusak. Pemerintah memberi bantuan untuk pemulihan lahan dan perbaikan rumah.

Oleh Kornelis Kewa Ama
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA.

Salah satu lokasi sawah di Oesao, Kabupaten Kupang, Sabtu (27/3/2021), sebelum bencana siklon tropis Seroja. Kini, lahan sawah seluas 200 hektar di Oesao terancam gagal panen diterjang banjir akibat siklon tropis Seroja.

KUPANG, KOMPAS — Belasan ribu hektar lahan pertanian di Nusa Tenggara Timur rusak akibat diterjang banjir yang dipicu siklon tropis Seroja. Kerusakan lahan pertanian terluas dan terparah ada di Kabupaten Kupang, Sumba Timur, dan Malaka.

Seperti diberitakan sebelumnya, siklon tropis Seroja pada Minggu (4/4/2021) mengakibatkan hujan ekstrem hingga banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah di NTT dan Nusa Tenggara Barat. Khusus di NTT, sebanyak 179 orang meninggal dan 45 orang masih dalam pencarian. Selain itu, 52.730 rumah dan sejumlah infrastruktur serta fasilitas umum dilaporkan rusak.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Wahyu Haryo
Bagikan
Memuat data..