logo Kompas.id
NusantaraKerusakan di Hulu Jadi Salah Satu Penyebab

Kerusakan di Hulu Jadi Salah Satu Penyebab

Kerusakan hulu di wilayah pegunungan Adonara diduga menjadi penyebab banjir bandang di pulau itu pada hari Minggu lalu.

Oleh FRANSISKUS PATI HERIN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Alur banjir bandang dan longsoran material batu dari lereng Gunung Ile Boleng di Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/4/2021). Sebanyak 56 orang meninggal setelah banjir bandang menerjang kawasan permukiman.

LARANTUKA, KOMPAS — Penebangan kayu dan pembukaan lahan marak terjadi beberapa tahun terakhir di wilayah pegunungan Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Kerusakan hulu ini diduga menjadi salah satu faktor pemicu banjir di wilayah ini.

Jejak kerusakan hutan itu terlihat pada kayu gelondongan yang dipotong menggunakan alat sensor. Ada juga kayu utuh yang tercerabut hingga akar-akarnya. Potongan kayu itu terbawa air hujan lewat kali mati antara Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang. Air pun meluap meluluhlantakkan permukiman warga.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Memuat data..