logo Kompas.id
NusantaraSetengah Juta Benur Gagal Diselundupkan lewat Pesisir Jambi

Setengah Juta Benur Gagal Diselundupkan lewat Pesisir Jambi

Pesisir timur Jambi merupakan jalur strategis yang kerap dilirik untuk penyelundupan benur. Pengawasan harus terus diperkuat supaya keberadaan benur dapat tetap lestari.

Oleh IRMA TAMBUNAN
· 1 menit baca

JAMBI, KOMPAS — Pembekuan sementara ekspor benih bening lobster atau benur berimbas pada maraknya kembali penyelundupan. Dalam tiga hari, rencana menyelundupkan hampir setengah juta benur digagalkan aparat kepolisian.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jambi Komisaris Besar Mulia Prianto mengatakan, Jumat (22/1/2021), dua kali upaya penyelundupan benur digagalkan. Kamis lalu, 94.500 ekor dalam 17 kotak dibawa ES (52), warga Pasir Putih, Kota Jambi, dan TS (49) warga Krembangan, Surabaya, ditemukan dalam perjalanan menuju pesisir timur di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

”Pelaku ditangkap aparat Polres Tanjung Jabung Timur dalam perjalanan mereka di sekitar Sungai Apung Desa Lagan Ilir, Kecamatan Mendahara,” kata Mulia.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Memuat data..