logo Kompas.id
NusantaraHasil Pleno KPU Kalteng Dibawa ke Mahkamah Konstitusi

Hasil Pleno KPU Kalteng Dibawa ke Mahkamah Konstitusi

Hasil Pilgub Kalteng dibawa ke Mahkamah Konstitusi dengan beragam alasan oleh pasangan calon Ben Brahim dan Ujang Iskandar yang dinyatakan kalah dalam pertarungan merebut kursi gubernur dan wakil gubernur Kalteng.

Oleh DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca

PALANGKARAYA, KOMPAS — Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 1, Ben Brahim dan Ujang Iskandar, mengajukan gugatan atas keputusan rapat pleno KPU Provinsi Kalteng ke Mahkamah Konstitusi. Dalam rapat pleno itu, pasangan calon tersebut dinyatakan kalah di Pilkada 2020 dengan selisih 3,2 persen dari pasangan petahana, Sugianto Sabran-Edy Pratowo.

Dalam rapat pleno rekapitulasi suara di KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran-Edy Pratowo memenangi pilkada kali ini dengan perolehan suara sebesar 51,60 persen, sedangkan pasangan Ben Brahim-Ujang Iskandar mendapat 48,40 persen dengan selisih sebesar 33.328 suara atau 3,2 persen.

Memuat data...
DOKUMENTASI KPU KALTENG

Saksi dari tim nomor urut 1 pasangan calon Ben Brahim-Ujang Iskandar saat mengajukan keberatan kepada komisioner KPU, di Palangkaraya, Jumat (18/12/2020).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Memuat data..