logo Kompas.id
NusantaraMasyarakat Adat Menanti Keberpihakan ”Food Estate” Humbang Hasundutan

Masyarakat Adat Menanti Keberpihakan ”Food Estate” Humbang Hasundutan

Lumbung pangan harus mengakui hak ulayat, melibatkan masyarakat sekitar, melindungi komoditas pertanian lokal, dan menjaga kualitas lingkungan Danau Toba. Lumbang pangan juga jangan menambah konflik agraria di Sumut.

Oleh NIKSON SINAGA
· 1 menit baca

Program lumbung pangan atau food estate nasional di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo. Namun, hingga kini masyarakat kebanyakan belum mengerti bagaimana konsep lumpung pangan itu.

Memuat data...
BPMI SETPRES/LAILY RACHEV

Presiden Joko Widodo meninjau kawasan lumbung pangan nasional di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (27/10/2020).

Pemerintah diminta mengomunikasikan konsep lumbung pangan sejak awal secara menyeluruh. Lumbung pangan harus mengakui hak ulayat, melibatkan masyarakat sekitar, melindungi komoditas pertanian lokal, dan menjaga kualitas lingkungan Danau Toba. Lumbang pangan juga jangan menambah konflik agraria di Sumut.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Bagikan
Memuat data..