logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊPemuda Perkotaan Pilih Ruang...
Iklan

Pemuda Perkotaan Pilih Ruang Alternatif untuk Utarakan Keresahan

Mayoritas pemuda gunakan ruang alternatif seperti forum seni dan platform digital untuk menyuarakan keresahannya. Hal ini karena forum formal seperti musrembang dianggap belum mampu mengakomodasi aspirasi anak muda.

Oleh
Ayu Nurfaizah
Β· 1 menit baca
Sarah Adilah dari kolektif Sinekoci Palu, Sulawesi Tengah, di Urban Social Forum Ke-9 di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11/2022).
AYU NURFAIZAH UNTUK KOMPAS

Sarah Adilah dari kolektif Sinekoci Palu, Sulawesi Tengah, di Urban Social Forum Ke-9 di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11/2022).

JAKARTA, KOMPAS β€” Pemuda menggunakan cara-cara inovatif dan kreatif untuk mengutarakan keresahan serta idenya terkait masalah perkotaan. Dalam hal ini, ruang alternatif dianggap lebih akomodatif ketimbang ruang formal untuk mendorong kebijakan yang inklusif.

Urban Planner Kota Kita, Icha Thamrin, di Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2022), menjelaskan, pemuda cenderung menggunakan ruang alternatif dalam merespons fenomena perkotaan. Hal ini karena tidak ada ruang formal yang cukup akomodatif untuk menghimpun ide dan ekspersi pemuda di perkotaan.

Editor:
HAMZIRWAN
Bagikan