logo Kompas.id
MetropolitanKetika AY Membunuh karena Asap...
Iklan

Ketika AY Membunuh karena Asap Rokok

Peringatan ”bahaya merokok bisa membunuhmu” rupanya tak hanya terkait masalah kesehatan. Rokok juga bisa memicu ketersinggungan ataupun sakit hati yang berujung pembunuhan.

Oleh
STEFANUS ATO
· 1 menit baca
Mural bertema kawasan bebas dari asap rokok menghiasi permukiman warga di lingkungan RW 006 Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/10/2021). Selain menumbuhkan semangat dan kesadaran melalui mural, warga juga berkomitmen menjaga lingkungannya bebas dari asap rokok dengan memberikan teguran dan sanksi bagi warga yang melanggar. Adanya kawasan tanpa rokok diharapkan menjadi upaya pengendalian asap rokok untuk mendukung udara bersih dan sehat. Meningkatnya kesadaran warga untuk mengurangi konsumsi rokok juga akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
KOMPAS/RADITYA HELABUMI (RAD)

Mural bertema kawasan bebas dari asap rokok menghiasi permukiman warga di lingkungan RW 006 Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/10/2021). Selain menumbuhkan semangat dan kesadaran melalui mural, warga juga berkomitmen menjaga lingkungannya bebas dari asap rokok dengan memberikan teguran dan sanksi bagi warga yang melanggar. Adanya kawasan tanpa rokok diharapkan menjadi upaya pengendalian asap rokok untuk mendukung udara bersih dan sehat. Meningkatnya kesadaran warga untuk mengurangi konsumsi rokok juga akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

MYS mungkin tak menyangka, niatnya menegur tamu yang mampir ke rumah berakhir dengan pembunuhan. Lelaki berusia 25 tahun ini kehilangan nyawa hanya karena meminta tamunya, AY (25), untuk tak merokok di dalam rumah lantaran MYS memiliki bayi yang masih berusia enam bulan.

Peristiwa ini terjadi di Gang Seng, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, pada Minggu (22/5/2022) malam. Saat itu, AY mampir ke rumah korban untuk berpacaran dengan adik ipar MYS.

Editor:
Bagikan