logo Kompas.id
MetropolitanIroni Air Jakarta yang Dijual ke Luar Kota

Ironi Air Jakarta yang Dijual ke Luar Kota

Ironi distribusi air Jakarta terlihat di dua stasiun air. Di dua tempat itu, air yang dijual mahal mengucur lancar ke luar kota. Tak jauh dari sana, banyak warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air.

Oleh DHANANG DAVID ARITONANG / Insan Alfajri / Irene Sarwindaningrum / Andy Riza Hidyat
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DHANANG DAVID ARITONANG

Puluhan truk tangki terparkir di CDC Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (16/05/2021). Puluhan truk ini siap menampung air yang akan dijual ke sejumlah wilayah di luar DKI Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS-Di saat banyak warga membutuhkan pasokan air bersih, sebagian air perpipaan Jakarta itu dijual ke luar kota. Penjualan air ini berlangsung bebas di Pusat Distribusi Air (CDC) Cilincing (Jakarta Utara) dan Stasiun Air Pasar Rebo (Jakarta Timur). Alih-alih memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan, air dari dua tempat itu tidak terkontrol peruntukannya.

Penelusuran Kompas, setiap hari puluhan truk tangki berukuran 8.000 liter hingga 20.000 liter terlihat di sana. Sopir truk antre menunggu giliran pengisian air bersih atas permintaan pembeli. Air di dua tempat itu mengalir dari pipa yang populer disebut sebagai “belalai” setinggi sekitar 2,5 meter dan berdiameter 4 inch hingga 2 inch. Sopir tangki kadang memainkan telepon seluler mereka, menjajagi pesanan air yang dapat segera dikirim.

Editor: Andy Riza Hidayat
Bagikan
Memuat data..