logo Kompas.id
MetropolitanDKI Antisipasi Lonjakan Kasus dan Perkuat Penelusuran

DKI Antisipasi Lonjakan Kasus dan Perkuat Penelusuran

PSBB transisi bukan berarti pelonggaran protokol kesehatan. Semua pihak harus tetap memakai masker, menjaga jarak, tempat usaha maksimal terisi 50 persen, dan mematuhi aturan pencegahan penularan Covid-19 lainnya.

Oleh Helena F Nababan
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Raditya Helabumi

Suasana jalur pedestrian di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, saat karyawan dan pegawai kantor berjalan menuju tempat kerja, Senin (12/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan kebijakan PSBB transisi. Dinas-dinas terkait berupaya mengantisipasi lonjakan kasus, mulai dari menambah kapasitas tempat perawatan hingga pencatatan pengunjung untuk memperkuat penelusuran kasus, selain juga mengintensifkan pengawasan dan penindakan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti yang ditemui di DPRD DKI Jakarta, Senin (12/10/2020), menjelaskan, untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19, Dinkes DKI memastikan ada 28 rumah sakit swasta yang bergabung sebagai RS rujukan Covid-19 sehingga sekarang ada sekitar 90 rumah sakit rujukan. Kemudian, hotel di DKI Jakarta yang dijadikan tempat isolasi mandiri bagi mereka yang positif, tetapi tanpa gejala kini ada lima hotel dari sebelumnya tiga hotel.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Neli Triana
Bagikan
Memuat data..