logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊIndonesia Tolak, AS Tambah...
Iklan

Indonesia Tolak, AS Tambah Pasokan Senjata ke Ukraina

Konstitusi dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain. Indonesia hanya setuju memberikan bantuan kemanusiaan kepada Ukraina.

Oleh
KRIS MADA
Β· 1 menit baca
Anggota skuadron 436 Amerika Serikat mempersiapkan pengiriman bantuan senjata untuk Ukraina dari pangkalan udara Dover, Delaware, pada 21  Januari 2022. Pada Jumat (29/4/2022), Presiden AS Joe Biden mengumumkan permintaan tambahan 33 miliar dollar AS untuk bantuan pertahanan, ekonomi, dan kemanusiaan bagi Ukraina.
AFP/MAURICIO CAMPINO/US AIR FORCE

Anggota skuadron 436 Amerika Serikat mempersiapkan pengiriman bantuan senjata untuk Ukraina dari pangkalan udara Dover, Delaware, pada 21 Januari 2022. Pada Jumat (29/4/2022), Presiden AS Joe Biden mengumumkan permintaan tambahan 33 miliar dollar AS untuk bantuan pertahanan, ekonomi, dan kemanusiaan bagi Ukraina.

JAKARTA, KOMPAS β€” Indonesia menolak permintaan senjata yang diajukan Ukraina. Sementara Amerika Serikat bersiap mengucurkan tambahan bantuan pertahanan senilai puluhan miliar dollar AS untuk AS. Jika paket baru disetujui, Washington akan menghabiskan 46,6 miliar dollar AS untuk membantu Kiev sejak perang Rusia-Ukraina meletus pada 24 Februari 2022.

Presiden Joko Widodo mengatakan telah menghubungi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada 27 April 2022. Dalam pembicaraan itu dibahas juga mengenai berbagai permintaan bantuan persenjataan dari Indonesia. Saya menegaskan, amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain,” kata Presiden, Jumat (29/4/2022), di Bogor, Jawa Barat.

Editor:
FRANSISCA ROMANA
Bagikan