logo Kompas.id
InternasionalAS : Jangan Sulut Lagi Api...

AS : Jangan Sulut Lagi Api Konflik Palestina-Israel

Amerika Serikat mendesak Israel dan Palestina tidak melakukan tindakan yang bisa memicu konflik, termasuk pencaplokan rumah warga Palestina oleh warga Israel. Solusi dua negara terus didorong.

Oleh
Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/8LQvKisKkHrW8HQx_zylLZbiLKc=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F05%2Fe556dee9-1dd4-49c3-8024-570c61adb123_jpg.jpg
AP / JOHN MINCHILLO

Warga berkumpul menyaksikan pembersihan kawah yang penuh dengan air dan limbah setelah rumah Ramez al-Masri dihancurkan oleh serangan udara Israel di Beit Hanoun, Jalur Gaza utara, Palestina, Minggu (23/5/2021). Warga kembali beraktivitas setelah tercapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas.

TEL AVIV, RABU — Pemerintah Amerika Serikat mendesak berbagai pihak untuk tidak melakukan gerakan atau tindakan yang berisiko tinggi memicu berakhirnya gencatan senjata atau bahkan lebih jauh lagi solusi dua negara yang kini tengah diupayakan kembali. Tindakan atau gerakan yang dimaksud misalnya aktivitas warga permukiman Israel di wilayah pendudukan, penggusuran, serta pengambilalihan permukiman warga Palestina oleh Israel di Jerusalem timur, serta ajakan untuk kembali melakukan kekerasan oleh rakyat maupun organisasi tertentu di Palestina.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken dalam konferensi pers di Jerusalem, Selasa (25/5/2021), menyusul ancaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyatakan siap menyerang kembali kelompok Hamas jika mereka merusak ketenangan dan kenyamanan warga Israel. Sebelumnya Blinken juga telah bertemu pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, di Ramallah.

Editor:
laksanaas
Bagikan