logo Kompas.id
InternasionalPentagon Prihatin Ada Peningkatan Aktivitas Nuklir Korut

Pentagon Prihatin Ada Peningkatan Aktivitas Nuklir Korut

Peningkatan aktivitas nuklir dilakukan di dua situs nuklir Korera Utara, yakni di Yongbyong dan Kangson, membuat sejumlah pihak khawatir.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
REUTERS/DIGITALGLOBE 2019/BEYOND PARALLEL/CSIS

Citra satelit yang diambil pada Jumat, 12 April 2019, di Pusat Penelitian Nuklir Yongbyon di Provinsi Pyongan Utara, Korea Utara. Foto ini dirilis pada Selasa (16/4/2019).

WASHINGTON, RABU — Pentagon prihatin dengan peningkatan aktivitas nuklir Korea Utara menyusul adanya laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tentang aktivitas di situs nuklir Yongbyong dan Kangson. Hal ini dapat menyulut ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara serta ketegangan di Semenanjung Korea.

Laksamana Muda Michael Studeman, Kepala Intelejen untuk Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat, Selasa (2/3/2021) waktu Washington DC, mengatakan, aktivitas nuklir Korut, yang menjadi sorotan IAEA, mungkin menjadi alat untuk menarik perhatian Presiden AS Joe Biden. Juga menjadi alat tawar-menawar mendapatkan keringanan sanksi dari AS.

Editor: Pascal S Bin Saju
Bagikan
Memuat data..