logo Kompas.id
InternasionalMyanmar Kembali ke Titik Nol

Myanmar Kembali ke Titik Nol

Kudeta menarik Myanmar mundur. Warga Myanmar dan dunia resah terhadap catatan hitam militer. Perlu langkah bersama untuk membawa kembali demokrasi ke negara itu.

Oleh Luki Aulia dan Benny D. Koestanto
· 1 menit baca
Memuat data...
YE AUNG THU/AFP

Para pengunjuk rasa turun ke jalan memprotes kudeta militer di Yangon, Myanmar, 7 Februari 2021.

Kudeta militer di Myanmar tak hanya menjadi pukulan bagi proses transisi demokrasi setelah selama 50 tahun berada di bawah kekuasaan junta militer. Namun, juga memukul perekonomian di tengah perjuangan menghadapi pandemi Covid-19. Perubahan peta investasi asing dimungkinkan jika rezim militer kembali mencengkeram. Investor-investor asing dari Barat yang datang ke negara itu selama satu dekade terakhir bersiap menarik investasinya.

Lembaga riset Fitch Solutions memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Myanmar pada tahun ini hanya akan mencapai maksimal 2 persen, turun dari proyeksi sebelumnya 5,6 persen. Tingkat pertumbuhan pada tahun 2022 juga diperkirakan hanya mencapai 2 persen, lebih rendah daripada proyeksi sebelumnya di level 6 persen.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Memuat data..