logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiOmicron Belum Terdeteksi di Indonesia, Surveilans Genomik Diperluas

Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia, Surveilans Genomik Diperluas

Penularan varian baru Omicron semakin meluas di sejumlah negara. Upaya pengetatan pada pelaku perjalanan internasional pun diperkuat di Indonesia. Selain itu, pemeriksaan genomik mesti ditingkatkan.

Oleh
DEONISIA ARLINTA
· 1 menit baca
Memuat data...
AP PHOTO/MARK BAKER

Awak pesawat tiba di Bandara Sydney, Australia, Senin (29/11/2021). Pihak berwenang di Australia menyatakan bahwa dua pelancong yang tiba di Sydney dari Afrika pada Minggu (28/11/2021) menjadi kasus pertama di negara itu yang dinyatakan positif Covid-19 galur baru Omicron.

BADUNG, KOMPAS — Pemerintah memastikan virus korona baru (SARS-CoV-2) varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia. Berbagai langkah pun dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus akibat varian baru tersebut. Selain menutup pintu masuk negara dan memperpanjang masa karantina pelaku perjalanan internasional, surveilans genomik ditingkatkan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di sela-sela acara ”Health Business Gathering 2021” di Nusa Dua, Badung, Bali, menyampaikan, varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia. Meski demikian, warga diajak untuk memperkuat protokol kesehatan agar penularan Covid-19 tetap terkendali.

Editor:
evyrachmawati
Bagikan