logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPenyebaran Varian Omicron Meluas, Kewaspadaan Ditingkatkan

Penyebaran Varian Omicron Meluas, Kewaspadaan Ditingkatkan

Penularan virus SARS-CoV-2 varian Omicron yang meluas perlu diantisipasi dengan peningkatan kewaspadaan penanganan Covid-19. Tidak ada cara tunggal mengatasinya.

Oleh
DEONISIA ARLINTA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Salah satu peserta tes usap terkait paparan virus Covid-19 di lingkup SD Negeri Sukadamai 2 ketika mengikuti tes usap PCR massal di lingkungan Puskesmas Mekarwangi, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (22/11/2021). Dinas Kesehatan Kota Bogor menggelar tes usap massal terkait kemunculan kasus Covid-19 di lingkup SD Negeri Sukadamai 2, Tanah Sareal.

JAKARTA, KOMPAS — Penularan virus SARS-CoV-2 varian Omicron meluas di sejumlah negara. Meski belum ada kasus yang dilaporkan di Indonesia, kewaspadaan akan penularan virus tersebut harus ditingkatkan. Itu terutama dengan memperkuat deteksi, surveilans genomik, pelacakan, protokol kesehatan, dan vaksinasi Covid-19.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, di Jakarta, Rabu (1/12/2021), mengatakan, per 30 November 2021, sebanyak 23 negara melaporkan adanya kasus Omicron, antara lain Afrika Selatan, Austria, Belgia, Jerman, Hong Kong, Belanda, Spanyol, Inggris, Jepang, Israel, dan Swiss. Kasus konfirmasi dari penularan varian tersebut pun meningkat dari 161 kasus menjadi 249 kasus.

Editor:
evyrachmawati
Bagikan