logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiBurung Hantu Celepuk Rajah Berpotensi Ditemukan di Indonesia

Burung Hantu Celepuk Rajah Berpotensi Ditemukan di Indonesia

Penemuan burung hantu celepuk rajah yang hilang selama 125 tahun kembali membuka kesadaran akan arti penting riset dan survei burung di belantara Indonesia.

Oleh PRADIPTA PANDU
· 1 menit baca
Memuat data...

Foto pertama burung hantu Rajah Borneo di alam liar sekitar Gunung Kinabalu, Sabah. Sumber: Andy Boyce, Smithsonian Migratory Bird Center (2021)

JAKARTA, KOMPAS — Burung hantu celepuk rajah yang terakhir didokumentasikan pada 1892 di alam liar ini berpotensi masih bisa ditemukan di wilayah Kalimantan, Indonesia. Hal ini menyusul penemuan kembali subspesies burung hantu ini di pegunungan Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Biodiversity Conservation Officer Yayasan Burung Indonesia, Achmad Ridha Junaid, menyampaikan, celepuk rajah (Otus brookii brookii) merupakan spesies burung hantu endemik Indonesia yang secara umum tidak hanya tersebar di Kalimantan, tetapi juga Sumatera. Habitat utama burung hantu ini berada di hutan pegunungan.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Ichwan Susanto
Bagikan
Memuat data..