logo Kompas.id
β€Ί
Humanioraβ€ΊTrauma di Masa Kecil...
Iklan

Trauma di Masa Kecil Berpotensi Memicu Skizofrenia Saat Dewasa

Riset menunjukkan, kekerasan emosional yang dialami di masa kanak-kanak, membuat saat dewasa berisiko mengalami kondisi skizofrenia, seperti paranoia, mendengar suara-suara, dan menutup diri secara sosial.

Oleh
AHMAD ARIF
Β· 3 menit baca
Anak-anak pengungsi erupsi Gunung Merapi mengikuti kegiatan pengenalan protokol kesehatan di Balai Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (11/7/2020).
PANDU WIYOGA

Anak-anak pengungsi erupsi Gunung Merapi mengikuti kegiatan pengenalan protokol kesehatan di Balai Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (11/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS β€” Masa pertumbuhan saat kanak-kanak merupakan kunci dalam menjalani hidup ketika dewasa, baik bagi kesehatan tubuh maupun jiwa. Sebuah studi baru mengidentifikasi hubungan yang kuat antara kekerasan emosional masa kanak-kanak dan pengalaman seperti skizofrenia saat dewasa, seperti paranoia, mendengar suara-suara, dan menutup diri secara sosial.

Hubungan antara trauma masa kanak-kanak dan skizofrenia, kondisi kesehatan mental yang serius, sudah dikenal luas. Namun, masih sedikit penelitian yang meneliti dampak trauma masa kanak-kanak pada prevalensi pengalaman seperti skizofrenia yang kurang parah pada orang dewasa yang sehat.

Editor:
ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN
Bagikan