logo Kompas.id
EkonomiBSSN: 741,4 Juta Serangan...

BSSN: 741,4 Juta Serangan Siber Sepanjang Januari-Juli 2021

Badan Siber dan Sandi Negara mencatat 741,4 juta serangan siber sepanjang Januari-Juli 2021. Korbannya, antara lain, di sektor pemerintah (45,5 persen), layanan keuangan (21,8 persen), dan telekomunikasi (10,4 persen).

Oleh
Mediana
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Zx4ay5YyeJKBQDFsI69wnHNjW_w=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F20200605-Cover-Keamanan-Siber_1591283115.jpg
Kompas

Ilustrasi kejahatan siber

JAKARTA, KOMPAS — Sepanjang Januari-Juli 2021, sesuai data Badan Siber dan Sandi Negara, terdapat 741,4 juta serangan siber. Kategori serangan terbanyak yaitu perangkat lunak perusak atau malware, pengganggu ketersediaan layanan, dan aktivitas trojan atau malware yang bisa menyamar jadi link atau surat elektronik yang seolah-olah datang dari perusahaan resmi.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian menyampaikan hal itu saat menghadiri webinar ”Indonesia’s Digital Transformation and Cybersecurity in the Construction Sectors”, di Jakarta, Selasa (24/8/2021). Tren serangan siber mengarah ke malware yang meminta tebusan dan kebocoran data. Hal ini terjadi pada 2020.

Editor:
Mukhamad Kurniawan
Bagikan