logo Kompas.id
SastraCerpenTak Ada Jalan Balik ke Buru

CERPEN

Tak Ada Jalan Balik ke Buru

Kapal belum bertolak, badai tiba-tiba sudah menghantam, ketika pangkal alis matanya bertemu, saat memperhatikan identitas diriku itu. Matanya menyelidik sekujur tubuhku.

Oleh Martin Aleida
· 1 menit baca

Rumah ini sudah jompo, sejompo-jomponya. Tinggal Surti yang tersisa. Perempuan yang lebih tua lima tahun dari aku. Satu-satunya penghuni yang harus kuopeni.

Editor: Mohammad Hilmi Faiq
Memuat data..