logo Kompas.id
β€Ί
Artikel Opiniβ€ΊSihir Urbanisasi Berkelanjutan
Iklan

Sihir Urbanisasi Berkelanjutan

Arus urbanisasi besar-besaran pasca-Lebaran tampaknya tak akan terbendung. Pemerintah pusat dan pemda harus bekerja sama, bermitra dengan swasta, mengembangkan pusat pertumbuhan baru untuk meredam pendatang ke Ibu Kota.

Oleh
NIRWONO JOGA
Β· 1 menit baca
Ilustrasi
SUPRIYANTO

Ilustrasi

Pemerintah telah menyiapkan pelbagai strategi menghadapi pergerakan arus mudik Lebaran tahun ini, setelah dua tahun puasa tidak bisa mudik akibat pandemi Covid-19. Tahun ini, sekitar 85,5 juta perantau diperkirakan pulang kampung halaman, meningkat 40 persen dari jumlah pemudik pada 2019, sebelum pandemi.

Namun, di tengah kesiapsiagaan pemerintah menghadapi puncak Lebaran, pemerintah asal pemudik dan pemerintah tujuan pendatang seringkali tidak menyiapkan strategi menghadapi arus balik pemudik berserta para pendatang baru yang akan menyerbu Ibu Kota. Di tengah kondisi ekonomi nasional yang masih lesu, mereka akan kembali ke kota yang menjanjikan kesejahteraan. Arus urbanisasi besar-besaran pasca-Lebaran tampaknya tak akan terbendung.

Editor:
YOVITA ARIKA
Bagikan