logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Kata ”virtual” seakan sedang dirayakan karena terlalu kerap disebut. Pertemuan ”virtual”, halalbihalal ”virtual”, atau belajar ”virtual”. Apa sesungguhnya makna ”virtual”? Kenapa kata ini dicomot ke bahasa Indonesia?

Memuat data...

Bahasa Indonesia seolah tak bisa dipegang. Kadang, ia begitu mudah sehingga orang asing bukan poliglot hanya butuh beberapa pekan bisa mahir berceloteh dan berhahahihi di pasar tradisional. Kadang, juga terkesan sulit.

Memuat data...

Ada akronim menarik belakangan ini: RUU Cilaka, singkatan dari Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja. ”Cilaka” dipilih sebagai protes atas RUU yang memicu berbagai polemik itu.

Memuat data...

Kata ”tambah kecil” dalam bahasa Indonesia memperlihatkan paduan yang bertentangan. Kata ”tambah” berarti perluasan, sementara ”kecil bermakna sebaliknya. Bagaimana bisa dua kata yang berlawanan digabungkan jadi satu?

Memuat data...

Seiring Covid-19 yang mewabah, istilah-istilah asing juga menyerbu Indonesia: "social distancing," "work from home", dan "lockdown". Bagaimana menerjemahkan semua itu dalam bahasa Indonesia yang tepat?

Memuat data...

Tahun 1979, ada film ”Gita Cinta dari SMA” dengan karakter Galih dan Ratna yang masing-masing diperankan oleh Rano Karno dan Yessy Gusman. Apa sesungguhnya makna ”galih” secara bahasa dan dari mana asalnya?

Memuat data...

Kata "memfungsionalkan"—diturunkan dari nomina fungsi—kemudian menjadi sinonim dari memberhentikan, mengganti, mencopot, atau memecat pegawai/pejabat dari kedudukannya. Bagaimana makna kata itu diterapkan?

Kita

Pendidikan & Kebudayaan ·
Memuat data...

Dalam bahasa Indonesia sering orang menggunakan kata "kita", padahal yang dimaksud sebenarnya adalah "kamu". Bagaimana memahami

Memuat data...

Ada lima istilah penganan yang berasal dari bahasa berbeda: ”kue” dari Cina (kóe), ”roti” dari India (roti), ”pai” dari Inggris (pie), sedangkan ”tar” (taart) dan ”biskuit” (beschuit) berasal dari Belanda. Apa bedanya?

Halaman 1