Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Di tengah pandemi, pengungsi masih lalu-lalang rumah dan kembali ke pengungsian. Sekalipun berisiko menularkan Covid-19, aktivitas ini sulit dicegah dengan berbagai alasan.

Memuat data...

Dalam melakukan peliputan, jurnalis kerap bertemu bahaya. Namun, dalam setiap bahaya yang ditemui selalu ada tangan-tangan penolong.

Memuat data...

Ratusan pengungsi pulang dari lokasi pengungsian di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, kembali ke rumah mereka di lereng Gunung Merapi. Hingga saat ini, mereka belum memutuskan kapan kembali ke pengungsian.

Memuat data...

Status tanggap darurat bencana Gunung Merapi di Kabupaten Magelang diperpanjang hingga 14 Desember 2020. Warga rentan penghuni zona bahaya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang sempat pulang, diminta kembali mengungsi.

Memuat data...

Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab mengumumkan ia akan terbang dari Arab Saudi pada Senin (9/11/2020) waktu setempat. Menurut rencana, pesawat yang ditumpanginya mendarat hari Selasa ini pukul 09.00.

Memuat data...

Pemerintah Provinsi Bali merespons kebijakan pemerintah pusat yang memberikan kelonggaran bagi perjalanan dengan mengetatkan pemeriksaan kesehatan bagi pendatang, termasuk pekerja migran Indonesia yang pulang ke Bali.

Memuat data...

Sebanyak 188 pekerja migran Indonesia di Malaysia pulang ke Kalimantan Barat, Selasa (28/4/2020), melalui Pos Lintas Batas Negara Aruk, Kabupaten Sambas. Mereka pulang secara normal, bukan karena dideportasi.

Memuat data...

Ribuan mahasiswa dan warga NTT di perantauan terimbas kebijakan pemerintah provinsi yang melarang masuk kapal laut berpenumpang ke NTT sejak 6 April 2020. Namun, pesawat diperbolehkan.

Memuat data...

Kondisi warga negara Indonesia yang bekerja di sektor perkebunan di Malaysia relatif terjaga. Sedangkan WNI yang rentan selama penutupan wilayah adalah para pekerja di sektor konstruksi, konsumsi, dan transportasi.

Memuat data...

Menyusul penolakan berlayar kapal milik PT Pelni dan ASDP di Nusa Tenggara Timur, ratusan warga NTT di perantauan sulit kembali ke kampung halaman. Mereka meminta pemerintah provinsi meninjau kembali kebijakan itu.

Halaman 1