Memuat data...

Tanggal 9 Juni 2021 tepat setahun kepergian Benny Likumahuwa, seorang dedengkot ”Jazz” Indonesia. Momen ini mengingatkan saya akan pengalaman wawancara dengan beliau. Saat itu, saya mendapat ”petuah” berharga soal jazz.

Memuat data...

Suatu kali, tengah asyik-asyiknya menikmati perjalanan, saya dicegat oleh warga desa. Sebenarnya bukan cuma sekali. Pengalaman serupa saya alami beberapa kali. Saya dikira bank emok yang bisa meminjamkan uang.

Memuat data...

Kalau sedang kesulitan, saya memerhatikan perilaku orang lain lalu menirunya. Lari-lari kecil di pantai, membuat istana pasir, atau sekadar rebahan. Begitulah perjuangan wartawan membuat tulisan perjalanan.

Memuat data...

Tulisan wartawan harian ”Kompas”, Kristi Dwi Utami, memicu inisiatif seorang pembaca, Ahmad Fuady, menggalang donasi bagi awak bus yang terdampak pandemi dan kebijakan larangan mudik. Terkumpul dana Rp 51,68 juta.

Memuat data...

15 Tahun lalu, wartawan ”Kompas”, Defri Werdiono, merasakan kepanikan dan kepedihan sebagai dampak gempa Yogyakarta. Ingatan itu kembali muncul saat gempa Malang terjadi pada 10 April lalu.

Memuat data...

Di perjalanan kami menyaksikan wajah-wajah lesu warga yang duduk di pinggir jalan. Mereka tampak sedih, muram, dan tak banyak bicara menyaksikan rumahnya roboh, rata dengan tanah. Semua karena badai Seroja yang menggila.

Memuat data...

Sampai sekarang, kerusuhan Mei 1998 masih terasa bak mimpi karena berbagai pertanyaan dalam benak yang tak pernah terjawab, ”Itu apa sih? Kok bisa terjadi?” Salah satunya, 100 orang terbakar saat penjarahan Mal Yogya.

Memuat data...

Peristiwa kerap datang tidak terduga. Wartawan dituntut cepat meresponsnya tanpa harus panik ketika menghadapinya.

Memuat data...

Saya sedikit skeptis, apa yang bisa dilakukan dengan otot letoi begitu. Mana kuda-kudanya sambil duduk pula. Rupanya saya salah sangka. Sepersekian detik kemudian, dukkk!!! Saya nyaris terjengkang tersengat jurus Ip Man.

Memuat data...

Perasaan saya langsung terharu. Pak Giman dengan tulus mengajak saya ikut berbuka puasa di tenda depan rumahnya yang rusak akibat gempa. Padahal, mereka lebih membutuhkan setiap gram makanan yang ada saat itu.