Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Navigator berperan penting untuk menjembatani kesenjangan antara penyelenggara program dan peserta JKN-KIS. Peningkatan kapasitas navigator dibutuhkan agar mereka bisa mendampingi peserta dengan baik.

Memuat data...

Ketersediaan obat untuk orang dengan lupus belum merata di sejumlah daerah. Meski sebagian obat sudah ditanggung dalam program JKN-KIS, jenis obat yang dibutuhkan belum tentu tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan.

Memuat data...

BPJS Kesehatan menargetkan pada 2021 tidak akan ada defisit, baik secara ”cash flow” maupun aset neto. Pada akhir 2020, masih terjadi defisit pada aset neto.

Memuat data...

Verifikator BPJS berperan dalam mengendalikan mutu dan biaya dalam program JKN-KIS. Keberadaan mereka penting untuk meningkatkan layanan sehingga meningkatkan pula kepercayaan masyarakat.

Memuat data...

Di tengah pandemi Covid-19, berbagai inovasi layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat diluncurkan. Kini peserta program itu bisa mengakses layanan kesehatan secara daring.

Memuat data...

KPK dan BPJS Kesehatan menandatangani kesepakatan terkait sinergitas data, informasi, penerapan sistem pencegahan korupsi, dan beberapa hal lain untuk cegah korupsi.

Memuat data...

Pemkot Surabaya, Jawa Timur, menjamin seluruh warga mendapat layanan kesehatan dengan hanya memperlihatkan KTP di semua fasilitas kesehatan dalam naungan kerja sama BPJS Kesehatan.

Memuat data...

Terjadi penyimpangan dan ketidakadilan JKN terhadap fasilitas kesehatan yang dituntut melayani lebih baik, tetapi dibayar semakin sedikit. Hal ini menjadi beban berat direksi baru BPJS Kesehatan.

Memuat data...

Kematian akibat kanker payudara di Indonesia tinggi dibandingkan di dunia. Saat ini ada terapi untuk kanker payudara HER2 positif yang diharapkan ditanggung Jaminan Kesehatan Nasional demi menurunkan angka kematian.

Surplus Pembayaran JKN

Opini ·
Memuat data...

Penurunan jumlah kunjungan ke RS tahun 2020 menjadi tantangan pada 2021 dan harus diantisipasi. Peserta yang selama ini sakit dan takut ke RS karena Covid-19 ada kemungkinan datang ke RS dengan penyakit komplikasi.

Halaman 1