Memuat data...

Dalam momen yang menguji daya sintas bangsa, para pemimpin politik dihadapkan pada pertanyaan gugatan Mencius, ”Adakah perbedaan antara membunuh manusia dengan belati dan membunuhnya dengan salah urus?”

Memuat data...

Politik harapan menghendaki penguatan kepemimpinan pejabat publik. Mereka harus menunjukkan kemampuan memimpin dan menggerakkan institusi birokrasi dan organisasi masyarakat dalam memecahkan masalah yang dihadapi rakyat.

Memuat data...

Karena tak disertai niat politik yang kuat, semua gagasan sehat dan rasional lenyap diterpa kepentingan kekuasaan dalam menangani Covid-19. Di sini, dibutuhkan kepaduan semua komponen bangsa merajut keragaman.

Memuat data...

Memimpin pemerintahan, apalagi dalam sistem demokrasi, selayaknya tak dijalankan dengan cara ”mendayung”, yang memerlukan otot aparatur negara yang besar. Cukup secara ”mengemudi”.

Memuat data...

Masa depan demokrasi berkelanjutan kini tak seindah yang pernah dibayangkan banyak kalangan. Sejumlah perkembangan yang terjadi, menghadirkan keadaan tidak kondusif bagi demokrasi berkelanjutan.

Memuat data...

Semoga PPKM darurat yang diumumkan Presiden Jokowi tak hanya sekadar istilah. Kedaruratan harus hadir di lapangan pada hari pertama. Jika pesan kedaruratan fisik itu tak nyata, dikhawatirkan situasi akan sama saja.

Memuat data...

Simtom godaan rekayasa negara otoriter pernah mampir di Indonesia. Gejalanya, gagasan agar Presiden Joko Widodo dapat dipilih kembali untuk ketiga kalinya.

Memuat data...

Tanggung jawab terpenting dari pemimpin negara adalah sebagai “penjaga konstitusi”. Dalam ketidaksempurnaan konstitusi dan kelembagaan yang ada, kepemimpinan kharismatik bisa menutupinya dengan kewibawaan moral.

Memuat data...

Kini yang sangat urgen ialah penciptaan tata kelola pemerintahan yang baik, penegakan keadilan ekonomi dan sosial, rekonsolidasi demokrasi, akselerasi pemberantasan korupsi, serta penegakan hukum yang adil.

Memuat data...

Rakyat tak boleh menyerah dengan kandidat yang disodorkan parpol saja. Perlu berpartisipasi aktif sehingga Pilpres 2024 menghasilkan pimpinan nasional yang mempunyai kompetensi merasakan dan menjiwai keprihatinan rakyat.