logo Kompas.id
RisetLinimasaMyanmar di Ambang Perang Saudara

Myanmar di Ambang Perang Saudara

Situasi politik Myanmar yang memburuk membangun api dalam sekam. Jika gagal dikelola, potensi perang saudara menjadi ancaman serius.

Oleh Rangga Eka Sakti
· 1 menit baca
Memuat data...
AP

Warga mengamati alat berat yang digunakan untuk memindahkan karung pasir yang dipasang pengunjuk rasa anti-kudeta militer sebagai barikade untuk melindungi mereka dar aparat keamanan di Mandalay, Myanmar, Kamis (18/3/2021).

Seiring makin besarnya tekanan internasional, Tatmadaw justru kian brutal menghabisi demonstran prodemokrasi di seluruh penjuru Myanmar. Di tengah situasi yang memburuk, milisi-milisi dari golongan minoritas yang juga antipemerintah melihat celah untuk meraih simpati massa. Tak ayal, api dalam sekam di Myanmar bisa tereskalasi menjadi bara perang saudara dalam waktu yang singkat.

Cara militer Myanmar menekan demonstrasi memang sangat mengerikan. Hingga saat ini, lebih dari 550 orang meninggal dan ribuan lainnya terluka atau ditahan oleh Tatmadaw. Bahkan, pada puncaknya, para tentara membunuh lebih dari 100 masyarakat sipil dalam sehari, tak terkecuali anak-anak berusia 5 tahun.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohan Wahyu
Bagikan
Memuat data..