logo Kompas.id
Politik & HukumAktivis di Lingkaran Kekuasaan...

Aktivis di Lingkaran Kekuasaan Jangan Takut Suarakan Kebenaran

Mantan Sekretaris Kabinet sekaligus aktivis mahasiswa era Orde Baru, Dipo Alam, meluncurkan biografi berjudul ”Dipo Alam dalam Pusaran Adab Dipimpin dan Memimpin: Biografi Seorang Aktivis”.

Oleh
KURNIA YUNITA RAHAYU
· 1 menit baca
Mantan Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (dari kiri) dalam peluncuran buku berjudul <i>Dipo Alam dalam Pusaran Adab Dipimpin dan Memimpin: Biografi Seorang Aktivis</i> di Jakarta, Senin (31/1/2022).
KURNIA YUNITA RAHAYU

Mantan Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (dari kiri) dalam peluncuran buku berjudul Dipo Alam dalam Pusaran Adab Dipimpin dan Memimpin: Biografi Seorang Aktivis di Jakarta, Senin (31/1/2022).

JAKARTA, KOMPAS — Kelompok aktivis yang identik dengan sikap kritis terhadap penguasa hendaknya tak kehilangan keberanian untuk menyuarakan kebenaran ketika masuk dalam lingkaran kekuasaan. Peran bersikap kritis penting untuk terus dijalankan agar para pemimpin tidak salah langkah dan membuat kebijakan yang bertentangan dengan kehendak rakyat.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, aktivis dan masyarakat sipil (civil society) merupakan elemen penting dalam dunia politik dan demokrasi. Kelompok tersebut selalu melancarkan kritik yang bertujuan agar penguasa menggunakan kekuasaan secara tepat. Masyarakat ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan kekuasaan dan semua kebijakan yang dibuat didasarkan pada kepentingan rakyat.

Editor:
ANTONY LEE
Bagikan