logo Kompas.id
Politik & HukumPresiden Jokowi: Tidak Boleh Ada Warga Semena-mena Melanggar Hukum

Presiden Jokowi: Tidak Boleh Ada Warga Semena-mena Melanggar Hukum

Presiden Joko Widodo menanggapi tewasnya empat warga Sigi, Sulawesi Tengah, dan tertembaknya enam anggota Laskar FPI. Presiden menegaskan, tidak boleh ada warga masyarakat yang semena-mena melanggar hukum.

Oleh Nina Susilo
· 1 menit baca
Memuat data...
BPMI SEKRETARIAT PRESIDEN

Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum dan tidak ada yang boleh semena-mena melanggar aturan. Hal ini disampaikan Presiden seusai bersepeda pagi di sekitar Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/12/2020).

BOGOR, KOMPAS — Presiden Joko Widodo menegaskan, hukum yang berlaku di Indonesia harus ditegakkan. Aparat hukum bertugas mewujudkan hal itu untuk melindungi kepentingan masyarakat serta bangsa dan negara. Tidak ada seorang pun yang boleh semena-mena terhadap orang lain.

”Negara kita, Indonesia, adalah negara hukum. Karena itu, hukum harus dipatuhi dan ditegakkan untuk melindungi kepentingan masyarakat dan melindungi kepentingan bangsa dan negara,” kata Presiden Joko Widodo menanggapi peristiwa yang terjadi beberapa minggu terakhir ini, yakni tewasnya empat warga Sigi, Sulawesi Tengah, dan tertembaknya enam anggota Front Pembela Islam (FPI).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antony Lee
Bagikan
Memuat data..