logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊPengalaman Haji Saat Pandemi
Iklan

Pengalaman Haji Saat Pandemi

Seiring berakhirnya puncak haji tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi, jemaah berangsur pulang ke negara-negara asal. Kini, publik mulai menatap haji tahun 2023.

Oleh
ILHAM KHOIRI
Β· 1 menit baca
Jemaah haji melaksanakan tawaf mengelilingi Kabah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (16/7/2022) malam waktu Arab Saudi atau Minggu pagi waktu Indonesia. Sebagian jemaah melakukan tawaf wada atau perpisahan karena akan kembali ke negara masing-masing setalah kelar menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
KOMPAS/ILHAM KHOIRI

Jemaah haji melaksanakan tawaf mengelilingi Kabah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (16/7/2022) malam waktu Arab Saudi atau Minggu pagi waktu Indonesia. Sebagian jemaah melakukan tawaf wada atau perpisahan karena akan kembali ke negara masing-masing setalah kelar menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

Sebanyak 899.353 anggota jemaah dari sejumlah negara telah ambil bagian, lebih sedikit dari total kuota 1 juta anggota jemaah. Sejauh ini, tidak ada insiden yang mengganggu kelancaran umat Islam beribadah. Semua itu patut disyukuri.

Digelar di tengah pandemi dengan partisipasi jemaah internasional, haji musim ini berlangsung baik. Negara-negara pengirim jemaah haji, termasuk Indonesia, memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan Kerajaan Arab Saudi. Seluruh jemaah mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap, berusia 65 tahun ke bawah, dan negatif Covid-19 dari tes PCR(polymerase chain reaction) sebelum keberangkatan.

Editor:
ADI PRINANTYO
Bagikan