logo Kompas.id
OpiniKolomResistensi Antiretroviral dan Ancaman Covid-19

Resistensi Antiretroviral dan Ancaman Covid-19

Kecukupan pasokan dan kedisiplinan minum obat antiretroviral penting bagi orang dengan HIV-AIDS. Di masa pandemi, hal itu bisa menurunkan risiko terkena Covid-19.

Oleh ATIKA WALUJANI MOEDJIONO
· 1 menit baca
Memuat data...
DRAWING/ILHAM KHOIRI

Atika Walujani Moedjiono, wartawan Kompas

Hingga akhir tahun lalu, jumlah kematian akibat virus penyebab defisiensi kekebalan tubuh pada manusia atau HIV diperkirakan 33 juta di seluruh dunia. Estimasi para ahli, ada 1,7 juta kasus baru per tahun.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dari sekitar 38 juta orang yang saat ini hidup dengan HIV-AIDS (ODHA), setidaknya 25,4 juta telah mendapat terapi antiretroviral (ARV) untuk mencegah penyakit oportunis dan menekan jumlah virus sehingga mengurangi penularan.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Evy Rachmawati
Memuat data..