logo Kompas.id
OlahragaPelajaran Berharga bagi Dunia Panahan Indonesia

Pelajaran Berharga bagi Dunia Panahan Indonesia

Olimpiade Tokyo 2020 memberikan pelajaran berharga untuk peningkatan prestasi panahan Indonesia ke depan. Ada beberapa aspek yang masih harus dibenahi untuk mengakhiri paceklik medali panahan Indonesia.

Oleh I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/ADEK BERRY

Pemanah Indonesia, Diananda Choirunisa, berlaga di nomor individu recurve putri pada Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Kamis (29/7/2021).

TOKYO, KOMPAS — Tim panahan Indonesia memperpanjang paceklik medali setelah pulang tanpa hasil dari Olimpiade Tokyo 2020. Tiga pemanah terakhir nomor recurve individu putra dan putri kandas. Kegagalan itu menyiratkan ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan Pengurus Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia ke depan.

Ketiga pemanah, Riau Ega Agata Salsabilla, Diananda Choirunisa, dan Alviyanto Bagas Prastyadi, yang tampil di nomor individu, Kamis (29/7/2021), di Yumenoshima Archery Park, Tokyo, gagal mengakhiri paceklik medali  cabang panahan,  setelah Olimpiade Seoul 1988.

Editor: Emilius Caesar Alexey
Bagikan