logo Kompas.id
OlahragaGaris Takdir Sainz-Ferrari

Garis Takdir Sainz-Ferrari

Carlos Sainz Junior sejak kecil bercita-cita menjadi pebalap F1 bersama Ferrari dengan mobil berwarna kesukaannya, merah. Sainz ibarat ditakdirkan bersama tim “Kuda Jingkrak” di mana dia ingin menjadi juara dunia.

Oleh
AGUNG SETYAHADI
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ceyZUPUdI_sXlDKLuKvnkM2XnH4=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F12%2Fcar01_1608569771.jpg
MARK SUTTON / FIA / AFP

Pebalap tim McLaren, Carlos Sainz Jr menghadiri acara konferensi pers menjelang balapan Formula 1 seri Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Emirati, 10 Desember 2020. Carlos Sainz Jr akan bergabung dengan tim Ferrari mulai musim 2021 menggantikan Sebastian Vettel.

MARANELLO, KAMIS – Carlos Sainz Junior merangkai ulang memori dalam hidupnya sejak berusia 10 tahun yang seperti garis takdir dirinya menjadi pebalap Ferrari.

Sainz kecil yang menyukai mobil mainan berwarna merah, sudah merasakan atmosfer spesial di garasi Ferrari saat bertemu Michael Schumacher pada 2004. Atmosfer itu kini menyelimuti pebalap berusia 26 tahun itu, yang berkomitmen mengembalikan kejayaan tim “Kuda Jingkrak” di Formula 1.

Editor:
Wisnu Aji Dewabrata
Bagikan