logo Kompas.id
NusantaraBelum Saatnya Euforia dari Korona di Semarang Raya

Belum Saatnya Euforia dari Korona di Semarang Raya

Risiko lonjakan kasus Covid-19 masih mungkin terjadi jika lengah protokol kesehatan. Tes dan pelacakan kasus masih belum memadai.

Oleh ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas

Tabung oksigen bagi pasien Covid-19 antre diisi ulang di halaman Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/8/2021). Gerakan kemanusiaan selama masa pandemi ini banyak dilakukan berbagai kelompok dan komunitas warga dari sektor kesehatan hingga ekonomi.

Wilayah Semarang Raya, Jawa Tengah, meliputi Kota Semarang, dianggap mampu menekan kasus Covid-19 hingga turun dari Level 3 ke Level 2 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM. Namun, euforia penurunan level perlu diimbangi kewaspadaan, jangan sampai lengah. Apalagi, tes dan pelacakan juga masih belum memenuhi ideal.

Kasus korona di Kota Semarang mulai melonjak Juni 2021 atau setelah peningkatan kasus Covid-19 terjadi di Kabupaten Kudus, Jateng, sejak akhir Mei. Lonjakan kasus di Kudus dan sekitarnya tak lepas dari terdeteksinya varian Delta dari sampel asal Kudus yang diperiksa. Varian itu menular lebih cepat dan mematikan dibandingkan varian sebelumnya.

Editor: gesitariyanto
Bagikan
Memuat data..