logo Kompas.id
NusantaraPemerintah Kota Bandung Akui Kewalahan Mengurai Keramaian di Pusat Perbelanjaan

Pemerintah Kota Bandung Akui Kewalahan Mengurai Keramaian di Pusat Perbelanjaan

Keramaian di kawasan pusat perbelanjaan sulit diurai karena menumpuknya warga. Petugas pun tidak melakukan pembubaran secara tegas karena tidak ingin memancing emosi masyarakat.

Oleh MACHRADIN WAHYUDI RITONGA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TATANG MULYANA SINAGA

Kerumunan manusia di kawasan pertokoan di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/5/2021). Kerumunan membuat jaga jarak diabaikan sehingga berpotensi meningkatkan potensi penularan Covid-19.

BANDUNG, KOMPAS — Pemerintah Kota Bandung kewalahan mengurai keramaian yang timbul di sejumlah pusat perbelanjaan. Pembubaran secara tegas pun urung dilakukan dengan alasan tidak ingin memancing emosi masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Senin (10/5/2021), menyatakan, pihaknya telah memberikan aturan tegas kepada para pelaku usaha dan pengelola pusat perbelanjaan dalam menerapkan pengurangan kapasitas 50 persen. Karena itu, di setiap pintu masuk pusat perbelanjaan, petugas memberikan antrean kepada pengunjung untuk memastikan protokol kesehatan tidak dilanggar.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Memuat data..