logo Kompas.id
NusantaraJangan Terlena Dampak Seroja di NTT, Covid-19 Masih Mengintai

Jangan Terlena Dampak Seroja di NTT, Covid-19 Masih Mengintai

Pengungsi bencana siklon seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berjumlah ribuan orang dan tersebar dsi beberapa wilayah sebaiknya menjalani tes cepat atau antigen, karena pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Oleh
KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA

Seorang pasiien Covid-19 meninggal dunia, dimakamkan di Tempat Pemakaman Khusus Covid-19 di Fatukoa, Kupang, Minggu (7/2/2021). Jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia sudah mencapai 198 orang. Kini, pekuburan Covid-19 di Fakukoa Kota Kupang sudah padat.

KUPANG, KOMPAS - Jangan terlena pada penanganan dampak Badai Seroja lalu mengabaikan pandemi Covid-19 yang terus menular secara tak kelihatan. Para pengungsi yang berjumlah ribuan orang tersebar di sejumlah wilayah, sebaiknya menjalani tes Covid-19. Penanganan dampak Badai Seroja secara fisik, persoalan  sudah jelas, tetapi masalah pandemi Covid-19 menginveksi tanpa kelihatan mata, karena itu jangan abaikan protokol kesehatan.

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Hyronimus  Fernandes di Kupang, Jumat (23/4/2021) mengatakan, NTT sedang mengalami bencana dobel, yakni dampak dari Badai Seroja, dan pandemi Covid-19. Tetapi sejak dua pekan terakhir, pasca Badai Seroja, semua orang fokus pada penanganan dampak Covid-19.

Editor:
agnespandia
Bagikan