logo Kompas.id
NusantaraDewan Adat Papua Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Rasisme

Dewan Adat Papua Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Rasisme

Dewan Adat Papua mengimbau warga tidak terprovokasi dengan kasus rasisme yang menimpa Natalius Pigai. Hal ini untuk mencegah terulang kembali kerusuhan yang pernah melanda Papua.

Oleh FABIO MARIA LOPES COSTA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/FABIO MARIA LOPES COSTA

Sekretaris II Dewan Adat Papua John Gobay menunjukkan berkas laporan atas Ambroncius Nababan terkait dugaan kasus ujaran rasisme terhadap Natalius Pigai di Markas Polda Papua, Jayapura, Selasa (26/1/2021).

JAYAPURA, KOMPAS — Masyarakat Papua diminta tidak terprovokasi dengan kasus dugaan ujaran berbau rasis yang menimpa Natalius Pigai. Dewan Adat Papua percaya polisi menangani kasus ini dan memeriksa warga yang terlibat dalam perbuatan tersebut.

Sebelumnya, akun Facebook bernama Ambroncius Nababan diduga menuliskan kata-kata bernada rasis terhadap mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Natalis Pigai, 12 Januari lalu. Hal itu menanggapi sikap Natalis yang meminta negara menghargai hak warga yang tidak ingin menerima vaksin Covid-19.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Memuat data..