logo Kompas.id
NusantaraJanji Usang Lumbung Pangan

Janji Usang Lumbung Pangan

Proyek lumbung pangan nasional sejak seperempat abad lalu selalu menyisakan bencana bagi masyarakat Kalteng. Petani yang kenyang dengan janji sejahtera tak ingin tertipu dua kali karena mimpi menjadi lumbung pangan.

Oleh DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO

Setelah Presiden Joko Widodo mengunjungi desanya, warga Desa Belanti Siam di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, mulai bersiap untuk kembali menanam dengan menyemai benih padi, Sabtu (10/10/2020). Setidaknya 30.000 hektar sawah ekstensifikasi bakal ditanami padi sebagai tahap awal megaproyek food estate.

Kalimantan Tengah yang luasnya 1,3 kali Pulau Jawa itu selalu menjadi pilihan pemerintah untuk menjadi lumbung pangan nasional sejak era Presiden Soeharto. Namun, ujung program itu selalu gagal. Program serupa kembali dibuat tahun ini di era Presiden Joko Widodo. Optimisme yang sama dibangun, tetapi masih penuh tanda tanya.

Amin Arifin (45) mengingat kembali momen-momen 25 tahun lalu saat dirinya masih remaja. Tahun 1996, ia sudah tinggal di desa itu sebagai transmigran dari Jawa Timur.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita, Neli Triana
Bagikan
Memuat data..