logo Kompas.id
NusantaraAktivitas Wisata di Sulawesi...

Aktivitas Wisata di Sulawesi Tenggara Berbahaya

Setelah satu kapal pemandu wisata tenggelam di Buton, Sultra, sementara 43 wisatawan terjebak saat berwisata di Konawe Utara. Selain pandemi Covid-19, hujan tinggi dan angin kencang berbahaya bagi aktivitas wisata.

Oleh
SAIFUL RIJAL YUNUS
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/rKyeCvgq7pR5353R8WO5D7170tc=/1024x461/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2FWhatsApp-Image-2020-07-06-at-1.14.41-PM_1594014596.jpeg
DOKUMENTASI SAR KENDARI

Sebanyak 33 wisatawan yang terjebak karena air sungai meluap diselamatkan tim SAR bersama sejumlah unsur terkait, di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (6/7/2020). Selain pandemi Covid-19, cuaca buruk dan gelombang tinggi di wilayah Sulawesi Tenggara membuat aktivitas wisata tidak disarankan.

KENDARI, KOMPAS — Sebanyak  43 orang dari dua kelompok wisatawan di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, terjebak saat berwisata di hutan dan air terjun. Sebelumnya, kapal pemandu wisata tenggelam di perairan Buton. Kondisi curah hujan yang tinggi dan angin kencang berbahaya bagi aktivitas wisata di wilayah ini.

Sebanyak 43 orang dari dua kelompok terjebak saat berwisata di wilayah Konawe Utara. Dari jumlah tersebut, 33 orang terjebak saat berwisata di air terjun, dan 10 orang sewaktu piknik di hutan. Pencarian oleh tim SAR, Pemkab Konawe Utara, dan sejumlah unsur terkait berhasil menemukan semua korban pada Senin (6/7/2020) pagi.

Editor:
agnespandia
Bagikan