Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Sebanyak 13 warga di Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, ditangkap aparat kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka setelah aksi menuntut tanggung jawab perusahaan pertambangan.

Memuat data...

Gempa-gempa dari aktivitas Sesar Lawanopo mengguncang Konawe Utara, Sabtu (6/3/2020). Mitigasi di kawasan itu hingga kini masih rentan menghadapi bencana.

Memuat data...

Serbuan debu hitam batubara terus menyiksa warga Motui, Konawe Utara. Pemerintah dituntut mengambil langkah tegas dan tidak menutup mata atas kejadian yang membahayakan kesehatan hingga mengancam ekonomi warga ini.

Memuat data...

Selama setahun, seorang pria di Konawe Utara, Sultra, melakukan kekerasan seksual terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur.

Memuat data...

Cuaca ekstrem berpotensi tinggi terjadi di sejumlah wilayah daratan di Sulawesi Tenggara. Pemerintah daerah diharap bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologis.

Memuat data...

Banjir bandang lebih dari setahun sudah berlalu. Namun, sampai kini, nasib  841 keluarga di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, masih tak menentu. Hidup di hunian sementara, menanti kapan pemerintah membangun rumah mereka.

Memuat data...

Pilkada Konawe Utara diikuti oleh dua calon, yaitu bupati petahana dan wakil bupati petahana yang kali ini "berduel". Tantangan utama di daerah surga nikel ini adalah kehadiran pemimpin yang bervisi lingkungan.

Memuat data...

Terungkapnya dugaan korupsi tambang oleh kepala daerah menjadi ironi kesejahteraan bagi Konawe Utara yang kaya akan sumber daya alam. Hasil bumi dan tambang belum maksimal memberikan manfaat kemakmuran bagi warganya.

Memuat data...

Debu hitam batubara membuat 4.045 jiwa di Kecamatan Motui, Konawe Utara, Sultra, terdampak. Debu yang berasal dari kawasan PLTU milik perusahaan pemurnian nikel itu membuat warga kesulitan dan mulai terserang penyakit.

Memuat data...

Sekitar seratus warga di Kecamatan Wiwirano, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, diduga keracunan makanan setelah menghadiri hajatan. Sebagian warga masih dirawat karena muntah dan diare.

Halaman 1