logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊTransjakarta Butuh Divisi...
Iklan

Transjakarta Butuh Divisi Keselamatan untuk Tekan Angka Kecelakaan Bus

Insiden beruntun Transjakarta dua bulan terakhir membuat pengamat berpandangan, sudah saatnya dilakukan audit manajemen dan pembentukan divisi keselamatan Transjakarta. Adapun Mayasari Bakti mengakui ada kelalaian sopir.

Oleh
Helena F Nababan
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/zku1sWxVcH5Ib3AInlui_7G6mAg=/1024x1286/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2FIMG-20211202-WA0030_1638446861-e1638446905131.jpg
TMC POLDA METRO JAYA

Bus Transjakarta menabrak pos polisi lalu lintas di depan Pusat Grosir Cililitan, perempatan Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (2/12/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS β€” Manajemen Mayasari Bakti memastikan, sopir bus yang menabrak separator koridor satu di Senayan, Jakarta Selatan, saat ini sedang dalam pemeriksaan dan belum boleh mengemudikan bus untuk sementara waktu. Berbagai kecelakaan bus yang terjadi belakangan ini bisa menjadi momentum bagi manajemen PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta segera membentuk dan memiliki divisi khusus bidang keselamatan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan layanan transportasi publik di DKI Jakarta.

Manajer Operasional Mayasari Bakti Daryono, Minggu (5/12/2021), menjelaskan, terkait dengan kejadian insiden sopir bus Mayasari menabrak separator koridor satu di Senayan, Jumat (3/12/2021), pihaknya langsung mengambil langkah-langkah. Dari rekaman kamera pengawas atau CCTV di dalam bus memang terlihat sopir mengambil botol air mineral yang jatuh.

Editor:
hamzirwan
Bagikan