logo Kompas.id
MetropolitanPolisi Dalami Dugaan...

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Anggota TNI dan Polri di Jakarta Selatan

Seorang anggota Kopassus dan Brimob menjadi korban penganiayaan. Muncul dugaan keduanya bertikai di sebuah tempat hiburan malam. Polisi hingga kini belum bersedia berkomentar banyak mengenai insiden tersebut

Oleh
I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/HnfF9ZjLKzICFsZ-MKck9GJdb9Y=/1024x522/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2F57bddfb5-c7b0-48b0-be94-45758fa94b2d_jpg.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.

JAKARTA, KOMPAS — Dua orang, yakni anggota Komando Pasukan Khusus dan anggota Brigade Mobil, diduga menjadi korban penganiayaan di Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2021) dini hari. Anggota Kopassus mengalami luka berat, sedangkan anggota Brimob tewas ketika akan mendapatkan perawatan. Polisi hingga kini belum bersedia berkomentar banyak dan menyebut kasus tersebut masih terus didalami.

Informasi yang beredar menyebutkan, kedua korban, yaitu anggota Kopassus berinisial DB dan anggota Brimob berinisial YSB, ditemukan sudah dalam keadaan terluka. Mereka tergeletak di trotoar Jalan Falatehan. Keduanya kemudian ditolong warga yang kebetulan sedang berada di sekitar sana.

Editor:
nelitriana
Bagikan