logo Kompas.id
โ€บ
Internasionalโ€บStruktur Dunia Timpang,...

Struktur Dunia Timpang, Pemulihan Global Pincang

Persoalan ketimpangan akses terhadap kebutuhan dasar dalam negara dan antarnegara memburuk selama pandemi. Perbaikan mensyaratkan keadilan dan demokratisasi ekonomi.

Oleh
FRANSISCA ROMANA NINIK, KRIS MADA
ยท 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/hUISTRJZfWvGeSb2TNAQsS__4mY=/1024x620/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2FAB10113-01_1639031385.jpeg
KEMENTERIAN LUAR NEGERI

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi berpidato saat pembukaan Bali Democracy Forum ke-14 di Nusa Dua, Bali, 9 Desember 2021.

BADUNG, KOMPAS - Pemulihan dunia dari krisis multidimensi akibat pandemi Covid-19 mensyaratkan prinsip keadilan dan demokratisasi arsitektur ekonomi global. Tanpa komitmen terhadap dua nilai itu, pemulihan dunia akan berjalan pincang.

โ€Sayangnya norma dan aturan ekonomi internasional saat ini masih kurang demokratis dan inklusif. Oleh karena itu, sudah saatnya mendemokratisasikan arsitektur ekonomi global dan tatanan-tatanan global lainnya. Misalnya, tidak boleh ada monopoli dalam partisipasi di ekosistem rantai pasok global,โ€ kata Menteri Luar Negeri (menlu) Retno Marsudi pada Bali Democracy Forum (BDF) ke-14, Kamis (9/12/2021), di Nusa Dua, Bali.

Editor:
laksanaas
Bagikan