logo Kompas.id
InternasionalPandemi Covid-19 Hasilkan 1.200 Kata Baru Bahasa Jerman

Pandemi Covid-19 Hasilkan 1.200 Kata Baru Bahasa Jerman

Selama pandemi, Jerman dibanjiri kata baru. Leibniz-Institut für Deutsche Sprache, lembaga bahasa di Universitas Mannheim, mencatat lebih dari 1.200 kosakata baru dalam bahasa Jerman terkait dengan pandemi Covid-19.

Oleh Nasru Alam Aziz
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SUPRIYANTO

.

BERLIN — Ketika pandemi Covid-19 mulai melanda Jerman, banyak warga mengalami hamsterkäuf, kepanikan berbelanja dan menimbun makanan bagaikan hamster. Lalu, pemerintah memberlakukan gelockdownt alias penutupan wilayah dan pembatasan keluar rumah atau ausgangsbeschränkung. Mereka yang terpaksa bekerja dari rumah mengalami overzoomed karena demikian banyaknya konferensi video.

”Beberapa perubahan budaya besar pernah memengaruhi kosakata bahasa Jerman, tetapi itu tidak terjadi dalam beberapa bulan,” kata Anatol Stefanowitsch, profesor linguistik di Universitas Freie, sebagaimana diberitakan New York Post, pekan lalu.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Nasru Alam Aziz
Bagikan
Memuat data..